Tell me why we cant accept ourself


Halo! Lama rasanya ga menulis lagi. Sekali inii aku kembali menuliskan apa yang menurut aku pantas dituliskan. Sejujurnya ini keadaan yang dirasakan lalu dituliskan. Well, semoga berkenan.

Begini, kenapa kita harus menjadi “orang lain” di depan orang lain? Aku merasakan ini sekarang. Orang-orang menampilkan dirinya yang penuh dengan kepalsuan. Menampilkan hal baik, yang bahkan bukan dari sisi baiknya. Menampilkan hal yang disukai orang lain, yang bahkan ga menyenangkan baginya. Menjadi bukan dirinya sendiri ketika berhadapan dengan orang lain.

Memang kita butuh perubahan, tapi ga harus karena orang lain butuh kan? Harusnya karena kita sendiri menginginkan perubahan itu untuk terjadi pada diri kita. Harusnya kita malu ketika kita berpura pura. Saya sendiri malu ketika saya harus merubah diri karena orang lain menginginkan saya demikian. Harusnya saya sadar akan diri sendiri. Saya harusnya melihat kekurangan dan merubahnya, bukan karena orang lain saya merubah diri.

Harusnya kita tetap menjadi diri kita sendiri di depan orang lain. Yah, memang ada waktunya kita menjaga sopan santun, kalau memang harus begitu, jangan hanya pada saat itu doang dong. Harusnya kita menjaganya terus. Menjadi diri sendiri adalah tidak berpura pura dan hidup apa adanya. Terbuka dan berani menerima diri kalau memang salah.

Menerima diri itu adalah kunci untuk bahagia. Karena dengan kemampuan untuk berani menerima diri, maka kita akan mampu untuk merubah kesalahan kita dan jelas kita akan mampu menjadi lebih baik tanpa harus berpura pura.

Advertisements

XML (1)


Again, about data. This time, data that sent through. Data that is now favorite to be used between systems. Data that anyone can see without have to configure their computer. Data representation that is booming right now, XML.

This time I want to talk the relationship between XML and web services that is really close in relationship. I think if they were human, they must have kiss everyday. But, let me give a simple view about web service here.

Web service is a service given by a system through http. Why http? Because all ISP won’t block it. http is the best to use to communicate right now although not so safe.

Okay, now XML, why that? XML can be used in any platform. A service will be called and do a called method, or, well, we can say that it will do a service once told. Just like a servant huh? The result of service will be sent by in a xml format to make whatever client that receive it, can use it.

Xml is data representation. Inside you didn’t make it like the html content. There are tags, but not like the html. We can extend it, that’s why it can be a data structure. Because it is data structure, it can be read and used.

So let me clear this one in a short conclusion. Xml is now a must-know-thing in IT and it is used in Web services because easy to transfer and translate.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Jubilate


Minggu jubilate, minggu ketiga setelah Paskah. Minggu itu tepat hari ini. Jubilate sendiri itu berarti bersorak, nyanyian sukacita, pujian. Memuji, bersuka, bersorak karena senang.

The question is, how can I rejoice while I am still in trouble? 🙂 itu memang susah. Pernah dengar kalau orang mengatakan bahwa jangan melihat ke belakang? There’s exception as fact. Ingatlah bahwa kalau kita dalam suatu masalah, kita udah pernah ada di dalam masalah sebelumnya.

Memang benar kan? Kalau kita dalam satu masalah, kenapa ambil pusing? Bersukacitalah karena kita udah pernah lepas dari seluruh masalah kita sebelumnya. Bersukacitalah kita karena masalah datang dan kita pasti melewatinya.

Well, the title is about christianity, but this article is not. Keep rejoicing. Keep yourself happy. Because yourself will found a great thing when you are happy.

Posted with WordPress for BlackBerry.

stored procedure di MySQL


Halo, aku bicara lagi tentang database. Aku memang ga ahli, tapi ga salah dong aku share. Sebenarnya kebanyakan apa yang aku bilang ini udah ada di MySQL Manual yang aku bisa bilang buku untuk membuat orang jadi dewa MySQL. Yah jelas, semuanya itu kan dimulai dari manual.

Kalau kita biasanya pakai SQL Server, maka akan mudah untuk membuat procedure. Namun kan kita di sini bicara MySQL. Emang beda? Ya, sedikit. Misalnya di parameter dan sintaks. Itu aja.

Kok bisa kepikiran untuk nulis ini? Yah gitu… Aku kemarin lagi buat aplikasi ATM, yang terjadi itu malah aku harus code procedure untuk MySQL yang berisi berbagai transaksi untuk ATM itu, misalnya penarikan. Aku codenya pakai console karena aku ga punya software khusus untuk memudahkan aku dengan GUI. Jadi aku berpikir untuk share apa yang aku dapat.

Begini. Pertama kita masuk ke mysql dengan [DIR]\mysql\bin\mysql -u user -p. Terus masukin passwordnya untuk user. Nah, setelah masuk, pilih database. Misal database toko, pakai use toko. Nah, definisikan delimiternya dengan cara delimiter karakter. Misalnya delimiter //. Lalu gini untuk buat procedurenya.

create procedure nama_prosedur (in input varchar(8), out output int, inout bisa duaduanya int)
begin
{sql statement}
end;//

Sebenarnya apa guna delimiter ini? Kalau delimiter biasa pada mysql itu kan titik koma ‘;’ nah, sementara pada tiap statement, diakhiri dengan titik koma, bayangain kalau diakhiri gitu, jadinya procedurenya kan error. 😀 makanya kita ganti delimiternya. Ga harus // sih. Kan bisa $$ 😀

Nah, statementnya itu bisa berisi transaction. Misalnya gini,

begin;
{isi transaksi}
commit;

Bisa juga sih dengan rollback, itu tergantung sama kita sebagai programmer.

Ingat, kalau bisa program di database, hindari program di aplikasi. Karena sekarang hidup aplikasi adalah storage, server, lalu client.

Nah, gimana dengan penjelasannya? Kalau memang belum cukup jelas, bisa comment dan tanya saya. Pasti aku berusaha jawab deh, tapi mohon jangan ngetest yah… Soalnya aku kan masih cupu.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Toba Bakery


Ini kunjungan ke dua ke Toba Bakery. Tempatnya di Balige. Kira kira di depan Bank BRI. Weleh… banyak banget bawa merek. Oke oke, no mean to offense or advertise. Post ini yah sesuai dengan judulnya. Aku mau review tentang bakery yang satu ini setelah kunjungan ke dua ini.

Begini, mereka menjual beberapa jenis roti, cake juga ada. Mereka juga jadi yang pertama untuk memakai cap “bakery” untuk dirinya. Dapur mereka tepat sama dengan tokonya. Lalu bagaimana dengan kualitas roti mereka? Beginilah sesuai dengan namanya dan isinya menurut saya.

    Roti coklat keju
    Rasanya enak. Kombinasi coklat yang dicairkan dengan keju parut. Dari skala 0-10, mendapat 7 untuk rasa dan 5 untuk bentuk.
    Roti isi blueberry
    Rasanya sangat enak. Isinya saus blueberry dengan topping gula. 9 untuk rasa dan 7 untuk bentuk.
    Coffe bread
    Rasa roti jauh dari harapan. Isinya juga ga jelas apa. Roti juga ga terasa enak. 4 untuk rasa 7 untuk bentuk
    Sosis keju
    Rasa roti ga ada bedanya dengan roti tipe sama di bakery terkenal lainnya, hanya aja roti ga terlalu berisi jadi ga puas makannya. 8 dan 5
    setengah coklat, setengah keju
    Mirip dengan roti coklat keju, tapi ga ada isi. 7 dan 5.
    bolu spekuk
    Rasa jauh dari harapan. Waktu dimakan sama temen temen, tanggapannya juga sama. 4 dan 7.

That’s all that I’ve eaten. 🙂
Menurutku, bakery ini udah bagus untuk bakery yang baru buka. Ga ada salahnya mereka untuk mencari selera masyarakat dan berinovasi.

Er… Kelupaan, kalau perlu, ini ada nomor teleponnya. +62632322113.

Posted with WordPress for BlackBerry.

dance


Dance, menari, menyatakan sesuatu dengan gerakan. Di dalam gerakan ada yang disiratkan. Menari itu susah bagiku.

Bagaimana caranya menggerakkan pinggul? Bagaimana mengkombinasikan tangan dengan kaki? Bagaimana memampukan badan rileks? Well, aku ga tau. Aku hanya harus berdansa dan menari. Menari layaknya Gaga.

Kenapa dengan Gaga? Dia itu spektakuler dan hebat! Aku kagum dengan gerakannya. Kami menirukan gerakannya dalam dance kami. Jadi dance itu sangat susah bagiku.

I was born this way. I may not a dancer, but it doesn’t mean that I cannot dance. Aku terus mengatakan itu ke pikiranku. Hal yang sama waktu aku dulu melihat seseorang menari.

Ini semua karena aku di del. Aku menyadarinya kembali. Aku butuh rileks. Aku sudah terlalu tegang. Memikirkan segalanya dan aku menjadi begitu buruk karena aku memikirkan segalanya. Harusnya aku fokus dan menyelesaikan tugasku dengan baik.

Juga jika aku berusaha, aku pasti bisa. Dunia ini tidak begitu susah ternyata. Dunia ini akan baik baik saja suatu hari. Jika kita semua bekerja keras, semua pasti bisa dicapai. Tuhan pasti memberi permintaan kita kalau kita mau berusaha keras untuk mendapatkannya.

So, let’s be relax, dance well, and work hard. Anyway, dance was not so bad if you can be creative. 🙂

Posted with WordPress for BlackBerry.

Clustered dan Non-clustered Index


Well, lagi lagi database. Ini sebenarnya tugas aku dikasi sama dosen Database System aku di PI Del. Kalian taulah PI Del di mana…

Pertama, index itu apa? Itu cara untuk pencarian ke tabel. Gini, kalau kita baca buku, kan bisa liat index. Kalau kita baca per halaman kan lelet nyarinya… Nah, index di tabel berarti serupa. Kita pasang index biar gampang cari record tertentu.

Nah, kalau saja kita membuat index ke satu tabel, kita kan bisa milih, clustered atau nonclustered. Ingat juga kalau clustered hanya bisa satu pada satu tabel, sementara nonclustered bisa lebih.

Kalau membuat index, kita disertai banyak pertimbangan. Misalnya, apakah waktu eksekusi bertambah atau berkurang kalau kita tambah index. Kalau sama aja atau lebih, bagusan engga kan? Terus, kalau buat index, itu kan memperbesar size tabel. Maksudnya size di disk. Jadi kalau datanya besar dan indexnya banyak, kan satu tabel makan banyak tempat tuh. Akhirnya kita pun milih, mana yang mau dipakai, clustered atau non clustered.

Clustered hanya bakal membuat diri kita mudah untuk mencari data pada tabel yang bakalan mereturn satu resultset dengan size besar. Gimana maksudnya? Kalau misalnya kolomnya banyak, rownya banyak yah pake clustered, kalau engga yah pakai saja yang non-clustered.

Well, itu aja dulu. Lain kali kita lanjut. Moga berguna. 🙂

Posted with WordPress for BlackBerry.