lesson from my failure


Well, #anakdel banyak yang baru saja siap ujian. Gimana ujiannya? Ada yang baik dan ada yang buruk. Ada yang senang dan ada yang engga. Beda beda di tiap orang. Nah yang aku mau katakan adalah aku mendapatkan keduanya. Ada yang jelek dan ada yang bagus. Misalnya aja waktu ujian A, aku bisa jawab dan waktu ujian B aku malah down lihat soal yang sulit tiba tiba.

Nah, apa pelajaran yang aku mau tulis di sini? Sebenarnya ga terlalu susah atau rumit. Kita harus menyiapkan diri kita untuk yang terburuk, melihat apakah yang akan menjadi terburuk. Karena begitulah cara untuk menjadi yang terbaik. Saat kita ingin maju, ingin menjadi pionir dan terdepan, yah kita harus berani dan tahu apa yang terburuk yang mungkin terjadi. Jangan pula kita malah menganggap remeh. Walau kita sudah dianggap master sekalipun, yah kita harus waspada.

Ingatlah, kalau yang terburuk itu adalah yang memiliki ekspektasi paling rendah. yang kita anggap pasti akan dapat dilewati dan dapat dijalani, itu bisa mempunyai banyak lika-liku jika kita telaah lebih lanjut. Selalulah wapada akan apa yang mungkin terjadi. Selalu siapkan diri hadapi semuanya. Karena kita tak tahu apa yang akan datang. Aku sudah belajar dari diriku. Expect the unexpected and then win the game.

Advertisements

Author: Aditya Yedija Situmeang

Developer, Lover, Christian, Omnomnomnivore, Gamer.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s