Not Even God Wants You Die


Sekali ini aku nulis dalam bahasa Indonesia, karena lebih enak untuk ngomel dalam bahasa sendiri. Hari Minggu ini, khotbah di gereja berkata kalau Tuhan sama sekali tidak menginginkan kematian orang orang fasik, melainkan menginginkan pertobatan dari orang orang fasik.

Dulu, orang Israel sangat berdosa dan mereka merasa ga ada lagi yang bisa menyelamatkan mereka. Dosa mereka terlalu besar dan mereka merasa tak ada lagi pengampunan mereka. Wajar, kalau dilihat dari perjanjian lama di Alkitab, juga mungkin catatan sejarah, mereka sudah berkali kali terjajah dan berada dalam pembuangan.

Satu waktu, ada seorang nabi bernama Yehezkiel, dan dikatakan Tuhan padanya, bahwa Israel pun masih diinginkan pertobatannya walau sudah sangat berdosa. Akhirnya, memang tergenapi bahwa Israel diselamatkan, dan bahkan Yesus datang untuk menebus semua. Tidak hanya orang Israel saja, tetapi semua bangsa.

Sekarang, kita refleksikan ke diri kita sendiri. Kalau teman kita salah,kita maafkan ga? Kalau teman kita menyebalkan sekali, kita bimbing kah dia ke jalan yang benar? Kayanya kita lebih sering bilang, “Yeah, whatever.” Well kalau sering begitu, kita juga salah dong.

Masih sering ga kita menghukum orang berlebihan sampai sampai orang pun merasa kita yang salah? Sering ga kita ga maafin orang yang udah minta maaf? Sering ga kita give zero fucks ke oranf orang yang sebenarnya jelas jelas salah di depan mata kita? Well, it’s time to change.

Advertisements

Author: Aditya Yedija Situmeang

Developer, Lover, Christian, Omnomnomnivore, Gamer.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s