Minggu Okuli (2)


Hari ini, Yohanes 4:5-26 jadi ayat khotbah di HKBP. Ceritanya mengenai perempuan Samaria yang dimintai air oleh Yesus.

Berbeda dengan postingan yang sebelumnya di sini yang menekankan untuk melihat pada Yesus sebagai penyelamat, sekarang lebih ke arah kepada siapakah keselamatan itu.

Di nats itu keliatan jelas kalau perempuan Samaria itu heran kenapa Yesus yang seorang Yahudi mau berbicara, apalagi minta air pula kepadanya. Ingat, Yahudi pada waktu itu tak mau bergaul dengan orang Samaria.

Keselamatan itu jelas bukan hanya untuk orang Yahudi. Itu diberikan untuk semua orang kok. Yang perlu hanya berbuat kasih, berharap yang terbaik, dan percaya kalau sudah diselamatkan.

Apalah gunanya kalau kau sering beribadah tapi tak mau memaafkan temanmu? Sama aja toh. Apa gunanya juga kalau sering memberi tapi masih dendam? Sama jugak masih itu itu aja diperbuat. Ga apa kok sebenarnya kalau masih dendam, atau masih ga mau maafin orang salah, tapi mau berubah ga?

Kalau ga mau yah sama aja kaya orang Israel waktu itu. Udah diselamatin masih aja nuntut ini itu. Masih aja ga puas dan ga bersyukur. Gitu aja terus sampe bosan sampe akhirnya 40 tahun keliling keliling.

Keselamatan itu buat semua orang, baik atau jahat, kafir atau taat, pengusaha atau pemulung. Tinggal berbuat baik kok. Berharap kalau akan terjadi yang terbaik. Juga percaya kalau kita udah diselamatkan. Kalau udah itu dikerjain yah jangan melenceng lagi jugak. Liatlah Tuhan selalu dan berserah. Selamat Minggu Okuli!

Advertisements