Gaming and Violence, How I View It Against the Government Banning

Gaming may cause raise of aggressive behavior, but what was the real root cause and how to prevent it?

Advertisements

Gaming causing violent behavior is commonly known by people. In case of recent subject from my country government, I really wanted to see what is the real root cause of that violent behavior happened when games are involved. Continue reading “Gaming and Violence, How I View It Against the Government Banning”

Hereโ€™s What Happens When A Tick Bites You (from NGM)


So I was reading a random latest articles on NGM online, and I stumbled on

Hereโ€™s What Happens When A Tick Bites You.

As a son of a microbiologist, surely I was interested in it. So, I read it and watched the video inside. The result, I was stunned and my whole head felt itchy! Well, you really need to read this I think, especially those who often ignore small bugs biting your body!

lesson from my failure


Well, #anakdel banyak yang baru saja siap ujian. Gimana ujiannya? Ada yang baik dan ada yang buruk. Ada yang senang dan ada yang engga. Beda beda di tiap orang. Nah yang aku mau katakan adalah aku mendapatkan keduanya. Ada yang jelek dan ada yang bagus. Misalnya aja waktu ujian A, aku bisa jawab dan waktu ujian B aku malah down lihat soal yang sulit tiba tiba.

Nah, apa pelajaran yang aku mau tulis di sini? Sebenarnya ga terlalu susah atau rumit. Kita harus menyiapkan diri kita untuk yang terburuk, melihat apakah yang akan menjadi terburuk. Karena begitulah cara untuk menjadi yang terbaik. Saat kita ingin maju, ingin menjadi pionir dan terdepan, yah kita harus berani dan tahu apa yang terburuk yang mungkin terjadi. Jangan pula kita malah menganggap remeh. Walau kita sudah dianggap master sekalipun, yah kita harus waspada.

Ingatlah, kalau yang terburuk itu adalah yang memiliki ekspektasi paling rendah. yang kita anggap pasti akan dapat dilewati dan dapat dijalani, itu bisa mempunyai banyak lika-liku jika kita telaah lebih lanjut. Selalulah wapada akan apa yang mungkin terjadi. Selalu siapkan diri hadapi semuanya. Karena kita tak tahu apa yang akan datang. Aku sudah belajar dari diriku. Expect the unexpected and then win the game.

Code Code Code


It is a little rare for me these late months to write about codes and programming. Well, there was a man from Microsoft, he is Irving Hutagalung, an Indonesian, yes, and he explained a lot about windows, students blog, cloud computing, and else.

I still remember that he told us, PI del students, there will be Windows 8 coming. He also told us that it will prefer a touch screen platform with better user interface. And he said that though the environment is though small, able to build programs using Visual Studio. That was amazing indeed. But then later on he said we have to learn and use .net. This is what troubles my mind.

Well, I often saw people left PHP for ASP. I have to admit ASP can impress me even more (I still haven’t learnt ASP). But the demostration that Microsoft gave to us in a short clip of movie is very impressive. Then another thing came into my mind. We may leave this PHP for a better ASP that can give better look and feel to web pages. Are we ready to leave Java, a powerful language that can stand in any platforms and easy to build, for C# that stand alone on Microsoft platform only with I think have the same performance like Java did?

Well, at first I think we must not. I love Java, I won’t leave it just like that. But then I saw this in myself. Hey! I may love Java, I may live with Java, but this C# thing is interesting, too! And I don’t have to sacrifice one for other. Both are OO, can be service oriented, event oriented, or else. Just think this way programmers: I love Java, but it won’t hold me knowing C# as deep as I know Java.

So, Mr Irving, I have to admit you are great and charismatic. I like your speech and the powerful gadget you showed to us. But we have other time you have to say, “Keep learning every languages for every languages is powerful today.” ๐Ÿ™‚

PS. I am a Microsoft User and a member of MUGI (Microsoft User Group Indonesia) but I am not so active. ๐Ÿ™‚

XML (1)


Again, about data. This time, data that sent through. Data that is now favorite to be used between systems. Data that anyone can see without have to configure their computer. Data representation that is booming right now, XML.

This time I want to talk the relationship between XML and web services that is really close in relationship. I think if they were human, they must have kiss everyday. But, let me give a simple view about web service here.

Web service is a service given by a system through http. Why http? Because all ISP won’t block it. http is the best to use to communicate right now although not so safe.

Okay, now XML, why that? XML can be used in any platform. A service will be called and do a called method, or, well, we can say that it will do a service once told. Just like a servant huh? The result of service will be sent by in a xml format to make whatever client that receive it, can use it.

Xml is data representation. Inside you didn’t make it like the html content. There are tags, but not like the html. We can extend it, that’s why it can be a data structure. Because it is data structure, it can be read and used.

So let me clear this one in a short conclusion. Xml is now a must-know-thing in IT and it is used in Web services because easy to transfer and translate.

Posted with WordPress for BlackBerry.

stored procedure di MySQL


Halo, aku bicara lagi tentang database. Aku memang ga ahli, tapi ga salah dong aku share. Sebenarnya kebanyakan apa yang aku bilang ini udah ada di MySQL Manual yang aku bisa bilang buku untuk membuat orang jadi dewa MySQL. Yah jelas, semuanya itu kan dimulai dari manual.

Kalau kita biasanya pakai SQL Server, maka akan mudah untuk membuat procedure. Namun kan kita di sini bicara MySQL. Emang beda? Ya, sedikit. Misalnya di parameter dan sintaks. Itu aja.

Kok bisa kepikiran untuk nulis ini? Yah gitu… Aku kemarin lagi buat aplikasi ATM, yang terjadi itu malah aku harus code procedure untuk MySQL yang berisi berbagai transaksi untuk ATM itu, misalnya penarikan. Aku codenya pakai console karena aku ga punya software khusus untuk memudahkan aku dengan GUI. Jadi aku berpikir untuk share apa yang aku dapat.

Begini. Pertama kita masuk ke mysql dengan [DIR]\mysql\bin\mysql -u user -p. Terus masukin passwordnya untuk user. Nah, setelah masuk, pilih database. Misal database toko, pakai use toko. Nah, definisikan delimiternya dengan cara delimiter karakter. Misalnya delimiter //. Lalu gini untuk buat procedurenya.

create procedure nama_prosedur (in input varchar(8), out output int, inout bisa duaduanya int)
begin
{sql statement}
end;//

Sebenarnya apa guna delimiter ini? Kalau delimiter biasa pada mysql itu kan titik koma ‘;’ nah, sementara pada tiap statement, diakhiri dengan titik koma, bayangain kalau diakhiri gitu, jadinya procedurenya kan error. ๐Ÿ˜€ makanya kita ganti delimiternya. Ga harus // sih. Kan bisa $$ ๐Ÿ˜€

Nah, statementnya itu bisa berisi transaction. Misalnya gini,

begin;
{isi transaksi}
commit;

Bisa juga sih dengan rollback, itu tergantung sama kita sebagai programmer.

Ingat, kalau bisa program di database, hindari program di aplikasi. Karena sekarang hidup aplikasi adalah storage, server, lalu client.

Nah, gimana dengan penjelasannya? Kalau memang belum cukup jelas, bisa comment dan tanya saya. Pasti aku berusaha jawab deh, tapi mohon jangan ngetest yah… Soalnya aku kan masih cupu.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Clustered dan Non-clustered Index


Well, lagi lagi database. Ini sebenarnya tugas aku dikasi sama dosen Database System aku di PI Del. Kalian taulah PI Del di mana…

Pertama, index itu apa? Itu cara untuk pencarian ke tabel. Gini, kalau kita baca buku, kan bisa liat index. Kalau kita baca per halaman kan lelet nyarinya… Nah, index di tabel berarti serupa. Kita pasang index biar gampang cari record tertentu.

Nah, kalau saja kita membuat index ke satu tabel, kita kan bisa milih, clustered atau nonclustered. Ingat juga kalau clustered hanya bisa satu pada satu tabel, sementara nonclustered bisa lebih.

Kalau membuat index, kita disertai banyak pertimbangan. Misalnya, apakah waktu eksekusi bertambah atau berkurang kalau kita tambah index. Kalau sama aja atau lebih, bagusan engga kan? Terus, kalau buat index, itu kan memperbesar size tabel. Maksudnya size di disk. Jadi kalau datanya besar dan indexnya banyak, kan satu tabel makan banyak tempat tuh. Akhirnya kita pun milih, mana yang mau dipakai, clustered atau non clustered.

Clustered hanya bakal membuat diri kita mudah untuk mencari data pada tabel yang bakalan mereturn satu resultset dengan size besar. Gimana maksudnya? Kalau misalnya kolomnya banyak, rownya banyak yah pake clustered, kalau engga yah pakai saja yang non-clustered.

Well, itu aja dulu. Lain kali kita lanjut. Moga berguna. ๐Ÿ™‚

Posted with WordPress for BlackBerry.