perasaanku ketika meninggalkan semua di Medan


sebenarnya judulnya agak salah. beberapa peralatanku masih kubawa.

 

aku #anakdel. aku tinggal di asrama dan segalanya dibatasi. aku hidup bersama orang orang yang bukan keluargaku di sana. memang bagus dan baik untuk mendidik diri, namun kadang membuat suntuk kalau kena repet sama ibu asrama.

 

kalo kita meninggalkan sesuatu yang dekat dengan diri kita, pastinya kita begitu susah. gundah merajai pikiran dan hati ga pernah tenang. aku ngerasa hal yang sama. aku tak pernah mau melepas diriku dari sini. di sana tak ada mama yang cerewet, papa yang serba malas, koko yang mentel, kiki yang juga cerewet, jeje yang manja, atau bahkan para niece yang menghibur hati.

kalau aku pergi dari medan, semua serasa begitu jauh. aku akan buta akan medan. aku seperti tertutup informasi tentang mereka. aku akan menghidupi kehidupan monoton perkuliahan. suka dukanya perkuliahan yang dirasa sendiri bareng kawan kawan. mana mungkin ngajak mereka nangis nangis bareng.

 

tapi itulah hidup. hidup kalo ga menantang enakan mati. aku memang sedih begitu sedih meninggalkan semua di Medan.  aku bakal terus tersenyum dan girang menghadapinya. 😀

 

P.S: I love you all, dad, mom, kakcin, jeje, para niece, kiki, koko.

w/ fam (new year)


beginilah kami kalau tahun baru. mama, kak ocin, bang boris, inang tua, kak uti, juga pak tua. 😀

my small fam

kami begitu pulang gereja langsung ngumpul. yang perlu adalah kedekatan keluarga. senangnya punya mereka. mereka yang sangat dekat satu sama lain. mereka keluarga dari mama.

 

dan kami makan makan sebanyak mungkin kami bisa.

White Christmas


aku gak nyangka kalo hari ini bisa post sesuatu. ga ada inspirasi sampe aku terbangun dari tidurku. aku akan menceritakan semua mimpiku siang bolong tadi. dan pertama maaf untuk CCO karena aku ga datang maen futsal. aku ketiduran dan ini membuat aku bisa menulis.

White Christmas

lokasinya di gerejaku. aku hanya duduk di satu sudut bangku. aku melihat semua hiasan putih bersinar membat hati gembira. pohon natal tidak hanya satu, melainkan banyak namun tidak besar dan ada di mana mana. altar penuh lilin dan dihiasi sederhana. alat musik lengkap dan siap untuk dimainkan. konstuksinya seperti yang ada sekarang namun hanya hiasannya saja yang berbeda. yang kali ini begitu indah namun tidak berlebihan atau lain lain. sederhana namun sangat indah bagiku

anak anak berbaris untuk bernyanyi. bayak sekali paduan suara bersiap untuk bernyanyi. juga sebuah operet lengkap di sana. mereka siap untuk menampilkan suatu penampilan opera yang memukau semua. ada juga dia. dia yang membuat semua istimewa. dia ada di sana untuk bernanyi. aku tak pernah tahu dia bisa melakukannya. dia begitu cantik dan parasnya manis. aku selalu terpesona karenanya.

aku menariknya sesaat untuk berbicara dengannya. aku berkata terima kasih. begitu senang diriku saat aku bisa bersamanya. aku senang sangat senang. inilah White Christmas. natal putih yang menggembirakan hati. aku yang belum siap untuk natal ini, bukan natal ini yang tidak hebat. maafkan aku Tuhan.

dan akhirnya akan diadakan suatu prosesi masuk. aku tak siap. aku tahu diriku tak siap. aku pun membangunkan diriku dan menghilang.

Tahun depan aku berjanji. White Christmas akan kurasakan.

 

P.S dia itu Jessica.

24-12-2010, Jumat Kliwon


aku buat post ini seakan baru. padahal umurnya udah satu hari. nah di sini sebenarnya hanya aku tambahkan dua foto yang aku ambil malam natal. kenapa harus aku identikkan dengan jumat kliwon karena memang pas hari itu terjadi

 

yah bukan bermaksud buruk atau bagaimana, namun itulah kenyataan. no one can change that. aku ga percaya takhyul kok. aku juga ga yakin sama kalender jawa. aku Kristen.

 

apa yang buat aku harus memaksakan ada jumat kliwon di sana? alasannya gampang. semakin bergesernya nilai natal.

  1. dulunya hidup menjelang natal penuh dengan kebahagiaan dan kesenangan tapi tak kudapat lagi di sini
  2. lalu dulu natal selalu diiringi musik di mana mana. entah itu sun dengan orkestra mini atau apa, sekarang sudah tak ada.
  3. dulu juga banyak sekali pernak pernik bertebaran, suasana natal yang hangat dan ceria, sekarang yang ada kekusaman
  4. dulu orang menyanyi di panggung dengan penuh sukacita dan menjiwai natal itu sendiri, sekarang natal itu seakan tak berarti dan nyanyian mereka hanya sekedar penampilan pentas

where is christmas that we once know? did I didn’t let God stay in me? or did I expect too much in this Christmas?

aku rasa jawabannya ada pada pribadi masing masing. natal itu untuk semua, bukan hanya kami. karena Yesus lahir untuk semua bukan hanya kami.

Altar HKBP UAS
Gerejaku

 

dua foto di atas itu adalah foto di gerejaku. enjoy.

 

Selamat natal semuanya!!!

 

P.S aku ga terlalu suka malam natal itu.

Hari Mama


Daaaan…. Seperti biasa awali hari dengan bangun.

Bangun pagi pagi langsung cium mama. kali ini ada ekstranya. Tiduran sama mama, maklum, namanya juga hari ibu. 😀

siap itu yang aku lakuin bukan langsung masak, ternyata yang rencananya aku masak belum dipindahin dari freezer. Hasilnya semua pun beku. Brrrr!

Neeeeext aku main basket di labas tasbi. Labas yang kaco aku rasa. Walau skalanya rada pas, tapi lapangannya ga dukung kali. Penuh daun busuk dan gugur – daun gugurnya ga anggun kea di film-film musim gugur eropa. Tapi aku tetap olahraga walau udah jam 7.

Siap itu aku langsung ke rumah terus nontom kartun bareng mama. Mama rencananya hari ini mau ke dokter gigi karena gigi graham mama ada yang pecah. Wew! Jadilah aku ditinggal di rumah bareng nenek aku yang cerewet.

Setelah duduk sebentar hasrat masak pun bangkit. Aku siapkan segala bahan dan bumbu. Tapiii, waktu buka kulkas, ga ada yang kudapat. T.T

Asam lupa dibeli, bawang putih sisanya kecil kecil sedihnyooo….. Dengan sedikit insting aku pun mengkombinasikan telur, bawang bombay, gula aren, udang, bawang merah, garam (pastinya), dan minyak goreng.

Si ibu (pembantu) rada bingung liat aku masak. Akhirnya siap dan aku terlelap. Enaknya tidur pikirku. Liat coding, aku bosan. Tidur pun dilaksanakan.

Abis bangun, langsung pegang tuh coding LUDO yang aneh dan aku pening sendiri. MANA SI HUNTER!!!!!!!!!!!!!! Kok ga dikirim GUInya?

akhirnya pada jam 6.20 aku terantuk waktu mau temenin koko kencing

kepalaku

Akhirnya hari ini ditutup dengan rasa palak.

Sekian dan sial. -,-”

 

 

P.S Mama!!! Selamat hari ibu!!! 🙂

Hari yang lelah


apa yang dilakukan seorang didit pada tanggal 21-12-2010 ? Banyak.

pertama bangun pagi. itu bangunnya cepat karena kebiasaan di PI Del. nah! setelah itu pastinya kan mandi?! oh jangan salah! Ane buru buru gan! yang aku kerjain cek bb, twitter account juga cek fb. fiuh lelahnya. itu belum lagi karena nih blog masi belum laku, jadinya dikit comment dong. 😀

nah yang aku lakuin selanjutnya itu adalah konfirmasi tempat ketemu dengan Jessica dan para niece :D.

ternyata oh ternyata jadwal dimajukan dan ketemunya itu jam 10 di Mari. lalu terjadilah sesi pemotretan.

 

kalo minta hasil jepretannya, ga usah diraguin. bang Victor yang ngambil. (ga kenal sih tapi sempat baca namanya). kameranya perlu disebut? dia cukup pake sony aja. 🙂

nah setelah itu kami pun sampai di Pizza Hut Setia Budi. ooh di sana ketemu banyak dong. dari kawan lama sampe adek kelas. wkwkwkwk! sampe ada kawan mama! weew!

 

nah setelah itu aku sama jeje nunggu semua pulang dan kami ke tasbi. ngapain coba? hanya nunggu waktu dia puas sama aku. aku juga nunggu waktu sampe aku puas sama dia looo!!! hahay!

 

nah setelah sampai jam 5 aku antar dia ke Swissbell (jangan tanya kenapa) sesegera mungkin. aku ga berani kencang kalo bawa dia. jadi betapa slow-but-surenya aku tadi.

hahaha!

setelah sampai di rumah. aku pun ngajak mama ke sun. kata mama bedak nenek abis. juga bedak mama. juga lipstick nenek. weew! aku juga mau beli bola basket. dan hasilnya adalah dua karung belanja (sebenernya plastik sih) dan aku pulang dengan sebuah foto

 

Dua Bola
Dua Bola

that’s it folks!

 

P.S. I have a very wonderful day with Jessica and tomorrow will be another post, “Mother’s Day”. I love you Jessica

Holiday


Well, well, well. Ini dia yang kami semua del09 tungguin, libur. Tapi gimana nih semua libur ini? Ini namanya libur? Oh, iya. Libur ini penuh dengan project. Ini, itu, anu, bla, bla, bla…. (Untungnya RE ga pasang project. hahahaha!)

Liburan ini rencananya mau ketemu sama @jscter, pacar aku, (sombong). Nah, katanya papa mama mau pigi ke luar kota, jadinya bisa agak dijaga rumah itu. -_____-”

Lalu berubahlah semua rencana dan kegiatan. Hufft! Buatnya aja udah setengah mati, ngerubahnya harus satu malam…… -___-” capeknya…..

Dan sialnya lagi papa mamaku ga jadi pigi ke luar kota. Mereka malah stay in Medan until my uncle returns from Jakarta. Oh damn! It is January!!! Waktu lenggang bareng jeje (begitu dia aku panggil) makin sedikit. Jadi gimana dong? Rencana harus dibalikkan seperti semula. -______- suntuknya…

Anyway, sebenarnya rencana hanya foto, tapi @jscter dan kawan kawannya, yang aku sebut para niece, udah rencanain lama sekali….. Weleh, makin rumit nih masalahnya.

Anyway, let us stick with the project. Project yang banyak yang harus dikerjakan. Sepertinya juga banyak yang mau dipelajari terlebih dulu. Swinging, Event Listening, Handling, banyaknya….. Orang awam mungkin mikir, swinging = goyang, event listening = gossing, handling = menangani. Masa menangani gossip yang bergoyang! 😮

Sebenarnya itu Java, bahasa pemrograman. So, let us stick ourself in our major problem.